Running Text

ADVOKASI HAJI DARI DAN UNTUK JAMAAH (KLIK DI SINI) PENINGKATAN LAYANAN HAJI 2017 BUKAN CERITA 'DONGENG' (KLIK DISINI) ABDUL DJAMIL, PEMIKIR CERDAS DAN TOKOH PERUBAHAN HAJI INDONESIA (KLIK DISINI) AFFAN RANGKUTI: SELAMAT DATANG JEMAAH HAJI INDONESIA SEMOGA MENJADI HAJI MABRUR” AL WASHLIYAH MENGUCAPKAN “DIRGAHAYU KEMERDEKAAN RI KE-71, NKRI HARGA MATI” AL WASHLIYAH MENGUCAPKAN “SELAMAT JALAN JEMAAH HAJI INDONESIA 2016 SEMOGA MENJADI HAJI MABRUR” DAFTAR NAMA BERHAK LUNAS HAJI REGULER TAHAP I TAHUN 2016 (KLIK DISINI) KEMENAG DAN DPR SEPAKATI BPIH 2016 TURUN 132 USD DAFTAR NAMA BERHAK LUNAS HAJI KHUSUS TAHAP I TAHUN 2016 (KLIK DISINI) SELAMAT ATAS KEMENANGAN MUSA LA ODE ABU HANAFI YANG MERAIH JUARA KETIGA DALAM AJANG MUSABAQAH HIFZIL QURAN (MTQ) INTERNASIONAL DI MESIR SELAMAT ATAS LAHIRNYA CUCU PRESIDEN JOKO WIDODO DASAR HUKUM MENJERAT TRAVEL HAJI DAN UMRAH NAKAL (KLIK DISINI) POTENSI PDB INDUSTRI JASA UMRAH 16 TRILYUN RUPIAH PER TAHUN JOKOWI AJAK TWITTER SEBARKAN PESAN TOLERANSI DAN PERDAMAIAN MENAKAR INDUSTRI JASA HAJI DAN UMRAH NASIONAL DI ERA PASAR BEBAS ASEAN SELAMAT ATAS PELANTIKAN SOETRISNO BACHIR MENJADI KETUA KEIN KAPOLRI BERTEKAD PERANGI AKSI TEROR

Senin, 14 Maret 2016

Sarung Bantal Katun Bisa Membuat Rambut Rusak

Ilustrasi. Foto : THINKSTOCK.COM
Jakarta (WarkopPublik)--Pesona rambut wanita merupakan salah satu fitur yang mempengaruhi keseluruhan penampilan.

Sebab, rambut lepek dan berminyak, pastinya membuat Anda terlihat lusuh, kurang segar, dan merefleksikan sifat pemalas.

Oleh karena itu, demi menjaga mahkota Anda selalu terawat dan menawan, simak beberapa penyebab rambut rusak yang diutarakan oleh Tippi Shorter, seorang direktur penataan rambut bertekstur di Aveda, berikut ini:

Kotoran dari sisir dan alat penataan rambut
Peralatan kecantikan rambut, seperti sisir, ikat rambut, pelurus rambut, pengeriting rambut, dan sebagainya, merupakan alat-alat yang rutin dimanfaatkan untuk merapikan rambut Anda.

Peralatan yang kotor bisa merusak dan menyumbat pori-pori kulit kepala. Alhasil, timbul ketombe dan rambut mudah patah.

Tidur dengan sarung bantal katun
Bahan katun bisa mengurangi produksi minyak pada tubuh Anda. Hal tersebut tidak terjadi pada bahan seprai dan sarung batal yang terbuat dari sutera.

Memang benar bahwa bahan sutera lebih mahal ketimbang katun, tetapi percayalah, renggangkan anggaran demi keindahan rambut di masa depan, bukan pengorbanan yang sia-sia.

Sering terpapar matahari
Bukan hanya kulit tubuh yang perlu perlindungan dari sinar matahari. Sebab, kulit kepala juga membutuhkan perawatan sekaligus perlindungan tabir surya.

Gunakan produk rambut, seperti leave-in kondisioner yang kaya dengan kandungan yang melindungi rambut dari paparan tabir surya.

Mengeringkan rambut dengan handuk
Anda yang memiliki rambut keriting, sebaiknya jangan mengeringkan rambut dengan handuk. Sebab, rambut keriting cenderung lebih kering ketimbang jenis rambut lainnya.

Material bahan yang tebal, seperti handuk, bisa merusak kutikula di rambut keriting sehingga menyebabkan rambut mudah patah.

Selain itu, perhatikan juga jenis bahan handuk Anda. Pastikan mengandung microfiber dan kaus katun. (kompas/ar)

Nikita Mirzani: Pilih “Narkoseks" Daripada Narkoba


Nikita Mirzani. Foto: KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN
Jakarta (WarkopPublik)--Artis peran Nikita Mirzani mengakui bekerja di industri hiburan amat rentan dengan penyalahgunaan narkoba. Namun, ia memilih menjauhinya.

"(Dunia artis) rentan banget. Ditawarin pernah, tetapi kalau aku sih daripada narkoba mendingan narkoseks," ucapnya saat ditemui dalam sebuah acara di Batik Lounge, Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat malam (11/03/2016).

Kekasih artis peran Samuel Rizal itu mengatakan, ia tak membantah pernah melihat beberapa temannya sedang mengonsumsi narkoba.

Ia pun menyayangkan mereka terjerumus ke penyalahgunaan obat-obatan terlarang itu.

"Banyak lihat orang yang pakai narkoba. Sangat disayangkan, apalagi kalangan muda," kata dia.

Menurut Niki, godaan-godaan dari orang untuk mencicipi narkoba berdatangan. Ia pun punya cara ampuh agar tidak tergoda untuk mencicipi narkoba itu.

"Gampang, caranya tidak mengikuti mereka, jaga jarak, dan itu sih tergantung pribadi masing-masing saja," ucapnya.

Ia mengaku tahu persis efek narkoba terhadap seseorang. "Narkoba merusak sel-sel otak. Mereka banyak berimajinasi sampai enggak tidur empat hari," katanya tentang seseorang. (kompas/ar)

Artis Seksi Masuk Kamar Om-om Saat Libur di Bali

Anri Sugihara (33), artis terkenal dan seksi dari Jepang.
Foto: Tribunnews.com/ Richard Susilo
Tokyo (WarkopPublik)--Seorang artis seksi terkenal dari Jepang, Anri Sugihara (33) ternyata sempat masuk kamar om-om yang sedang tidur. Dia salah masuk kamar karena petugas hotel salah kasih kunci.

"Entah bagaimana bisa terjadi, saat saya ke Bali, di sebuah hotel B saya dapat kunci salah kamar.

Begitu masuk, saya buka ada om-om sedang tidur. Dia kaget, saya juga kaget," kata Sugihara khusus kepada Tribunnews.com, Sabtu (12/03/2016).

Perempuan kelahiran Hiroshima dengan tinggi 157 cm dan ukuran badan 89-56-80 tersebut mengakui tak pernah dalam hidupnya mengalami kejadian seperti itu.

"Kok bisa ya salah kasih kunci di Bali? Sampai malu rasanya saya saat itu," katanya.

Saat itu Sugihara ke Bali untuk kepentingan foto sebuah buku dan pembuatan film DVD. Selama di Bali Sugihara sangat menikmati sekali makanan dan jus Indonesia.

"Saya suka sekali sate ayam apalagi peanut butter amat manis, saya suka sekali," ujarnya.

Selain itu juga makan nasi goreng, mie goreng serta jus semangga yang sangat disukainya.

"Jus semangka rasanya tak ada di Jepang sangat enak sekali saya suka sekali. Rasanya beda dengan di Jepang," kata Sugihara.

Pengalamannya juga sempat naik mobil wagon yang mendadak kempes bannya sehingga harus diganti dengan ban serep.

"Rasanya hanya di Bali terjadi seperti itu, tak pernah saya dapat kejadian seperti itu naik mobil ban pecah. Mungkin karena jalanannya jelek ya tidak semulus seperti di Jepang," katanya.

Sugihara sangat menyukai sejarah.

"Kalau saya ke Bali sendiri pribadi pasti saya mau ke tempat bersejarah di Bali, saya suka sejarah," ungkap Sugihara.

Selain itu sejak tahun 2006 sambil menantikan datangnya kerja lagi, Sugihara belajar bermain saham lewat internet. Ternyata ketagihan melakukan transaksi saham sendiri di internet.

"Saya tak pakai jasa orang lain, tak enak nanti jadi ribut gara-gara uang. Jadi saya belajar sendiri saya lakukan sendiri. Saya beli pertama kali dulu saham Disney karena saya suka Disneyland. Lalu saat diumumkan Jepang sebagai tempat Olimpiade tahun 2013, harga-harga saham jadi naik dan dapat untung besar saat itu," jelasnya lagi sambil tertawa.

Oleh karena itu Sugihara menyatakan akan terus main saham. (bangkapos/ar)

BPJS Kesehatan Kolaps, Ini Kata Fahmi Idris

Jakarta (WarkopPublik)--Tidak benar anggapan sejumlah pihak yang menilai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sedang mengalami kesulitan keuangan atau “collapse“.

“Bapak Presiden sangat memberikan perhatian karena ini harus menjadi opini yang jangan sampai membuat gelisah, baik itu rumah sakit maupun tenaga kesehatan,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris, dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Kamis sore (10/3/2016).

Ia menegaskan bahwa balance sheet antara pemasukan dan pengeluaran tidak bermasalah. Pemasukan sendiri terdiri dari dua, yakni iuran dan sumber dana lainnya.

“Kalau kita bicara iuran dan pengeluaran memang mismatch karena iuran hitungannya masih di bawah rekomendasi dari Dewan Jaminan Sosial Nasional. Kalau dalam bahasanya kurang lebih ‘underpricing’ dari iuran yang diharapkan,” jelasnya, dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.

Ada tiga pilihan yang menurutnya bisa diambil BPJS Kesehatan. Pertama, mengurangi manfaat. Tapi dia menjamin, pihaknya tak akan mengambil pilihan itu karena akan berakibat pada ongkos sosial yang besar.

Pilihan kedua, menaikkan iuran sehingga cocok dengan pengeluaran.

“Bapak Presiden menyampaikan, itu (menaikkan iuran) nanti setelah program ini dirasakan semakin baik,” jelas Fahmi.

Selain itu, pihaknya menyiapkan alokasi dana untuk mengatasi masalah keuangan tersebut.

“Untuk diketahui publik, bahwa isu BPJS kolaps itu tidak benar, karena balance sheet-nya sudah kita hitung antara pemasukan dan pengeluaran di tahun 2016 ini mendekati dengan apa yang kita perkirakan,” pungkas Fahmi. (bisnissyariah/ar)

Menag Bertemu Menteri Haji Saudi Bahas MoU Persiapan Haji 2016

Jeddah (WarkopPublik)--Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengadakan pertemuan dengan Menteri Urusan Haji Kerajaan Saudi Arabia Bandar Bin Muhammad Hajjar, Minggu (13/03/2016) guna membahas dan merumuskan MoU persiapan pelaksanaan haji. Keputusan dari pertemuan ini akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Indonesia dalam menyusun Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini.

Kepada pihak Saudi, Menag Lukman menyampaikan sejumlah usulan peningkatan kualitas layanan haji tahun 1437 H/2016 M berdasarkan evaluasi penyelenggaraan haji tahun lalu. Usulan itu antara lain, peningkatan kualitas tenda di Arafah, penambahan pasokan listrik untuk fasilitas kesehatan, alat pendingin udara, penambahan lampu penerangan, serta mesin cadangan listrik.

Menag juga mengusulkan relokasi tujuh maktab dari semula di Mina Jadid dialihkan ke dalam wilayah Mina agar jamaah haji Indonesia dapat terkonsentrasi di satu wilayah. Supaya kapasitas maktab di Mina memadai, Menag menyarankan Pemerintah Saudi Arabia membangun tenda susun. Pada tahun lalu, tujuh dari dari 52 maktab jamaah haji Indonesia ditempatkan di Mina Jadid.

“Tempat Mabit di Muzdalifah juga kami harapkan dilengkapi dengan pelindung serta karpet sehingga jamaah haji terlindung dari panas dan hujan,” kata Menag Lukman, Senin (14/03/2016) di Jeddah.

Usulan lain, tersedianya layanan darurat kesehatan pada rute perjalanan pulang-pergi ke Jamarat melalui terowongan Mu’aishim. “Layanan ini untuk mengantisipasi adanya jamaah haji yang butuh pertolongan medis dalam perjalanan berangkat dari tenda di Mina menuju Jamarat dan sebaliknya,” terang Menag.

Dalam pembahasan MoU ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek. Mereka disertai sejumlah pejabat seperti Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Djamil, Sekjen Kemenkes Untung Suseno, Konjen RI di Jeddah Dharmakirty Syailendra Putra, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Kepala Pusat Kesehatan Haji Muchtaruddin Mansyur, dan Staf Teknis Haji pada KJRI Ahmad Dumyathi Bashori.

Adapun pihak Saudi Arabia diwakili Menteri Urusan Haji Bandar bin Muhammad Hajjar beserta deputi dari tiga kementerian lain. Di sela pertemuan, Bandar bin Muhammad Hajjar menyampaikan pujian terhadap jamaah haji Indonesia. “Mereka adalah jamaah terbaik dan taat aturan,” katanya. (kemenag/ar))

Senator Anggap Bulog Tak Bisa Diandalkan Lagi

Jakarta (WarkopPublik)--Untuk mengurus dan mewujudkan kedaulatan pangan, pemerintah harus fokus. Badan Urusan Logistik (Bulog) tak bisa diandalkan lagi.

Agar fokus, Presiden Joko Widodo perlu segera membentuk Badan Pangan Nasional sebagai bentuk komitmen mewujudkan kedaulatan pangan. Apalagi, pembentukan badan pangan ini merupakan amanat UU dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

Demikian ditegaskan anggota DPD Dailami Firdaus kepada wartawan di gedung Nusantara IV Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2016).

“Kita (DPD) ingatkan Presiden Jokowi kalau UU mengamanatkan dibentuknya lembaga pangan. Kalau tidak dilaksanakan bisa melanggar UU,” tegas Dailami dari Dapil DKI ini.

Dailami yang akrab disapa Bang Ferdy ini menegaskan, Bulog tak bisa diandalkan karena lebih berorientasi mencari keuntungan.

“Jadi harus ada lembaga khusus agar pemerintah fokus mengurusi pangan dan sekaligus mewujudkan ketahanan pangan,” kata Dailami. (bisnissyariah/ar)

Ketua Kamsri Puji Kebijakan Beras Jokowi

Jakarta (WarkopPublik)--Ketua Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (Kamsri), Ibrahim Sulaiman memuji kebijakan Presiden Jokowi yang memerintahkan Bulog untuk serius menyerap beras produksi petani.

“Perintah Presiden Jokowi kepada Bulog agar segera menyerap beras produksi petani yang sedang melimpah ini sudah tepat. Sebab, anggaran yang disediakan pemerintah mencukupi. Saya pikir, sudah seharusnya Bulog melakukan itu,” ujar Ibrahim kepada Bisnis Syariah di Jakarta, Minggu malam, (13/03/2016).

Lanjut Ibrahim, aksi Bulog saat ini sangat tepat, sebab banyak sawah di daerah sudah memasuki masa panen. “Kami khawatir Bulog tidak siap menghadapi musim panen sekarang ini. Di tengah produksi petani yang sedang melimpah, Bulog tidak bisa menyerap ‎hasil gabah tersebut dengan baik. Padahal, seharusnya Bulog bisa lebih mudah membeli langsung gabah-gabah dari petani tersebut. Tolong, Bulog jangan lambat. Segera tunjukkan aksimu demi kesejahteraan petani,” imbuhnya lagi. (bisnissyariah/rio/ar)