Running Text

ADVOKASI HAJI DARI DAN UNTUK JAMAAH (KLIK DI SINI) PENINGKATAN LAYANAN HAJI 2017 BUKAN CERITA 'DONGENG' (KLIK DISINI) ABDUL DJAMIL, PEMIKIR CERDAS DAN TOKOH PERUBAHAN HAJI INDONESIA (KLIK DISINI) AFFAN RANGKUTI: SELAMAT DATANG JEMAAH HAJI INDONESIA SEMOGA MENJADI HAJI MABRUR” AL WASHLIYAH MENGUCAPKAN “DIRGAHAYU KEMERDEKAAN RI KE-71, NKRI HARGA MATI” AL WASHLIYAH MENGUCAPKAN “SELAMAT JALAN JEMAAH HAJI INDONESIA 2016 SEMOGA MENJADI HAJI MABRUR” DAFTAR NAMA BERHAK LUNAS HAJI REGULER TAHAP I TAHUN 2016 (KLIK DISINI) KEMENAG DAN DPR SEPAKATI BPIH 2016 TURUN 132 USD DAFTAR NAMA BERHAK LUNAS HAJI KHUSUS TAHAP I TAHUN 2016 (KLIK DISINI) SELAMAT ATAS KEMENANGAN MUSA LA ODE ABU HANAFI YANG MERAIH JUARA KETIGA DALAM AJANG MUSABAQAH HIFZIL QURAN (MTQ) INTERNASIONAL DI MESIR SELAMAT ATAS LAHIRNYA CUCU PRESIDEN JOKO WIDODO DASAR HUKUM MENJERAT TRAVEL HAJI DAN UMRAH NAKAL (KLIK DISINI) POTENSI PDB INDUSTRI JASA UMRAH 16 TRILYUN RUPIAH PER TAHUN JOKOWI AJAK TWITTER SEBARKAN PESAN TOLERANSI DAN PERDAMAIAN MENAKAR INDUSTRI JASA HAJI DAN UMRAH NASIONAL DI ERA PASAR BEBAS ASEAN SELAMAT ATAS PELANTIKAN SOETRISNO BACHIR MENJADI KETUA KEIN KAPOLRI BERTEKAD PERANGI AKSI TEROR

Kamis, 24 Maret 2016

Siskohat Digenjot Sebagai Media Fundamental Layanan Haji

Dirjen Haji dan Umrah Abdul Djamil
Jakarta (WarkopPublik)--Persiapan haji 2016 terus dikebut Kementerian Agama (Kemenag) dalam berbagai aspek layanan. Kali ini, Siskohat yang digenjot untuk lebih menghadirkan layanan yang lebih baik melalui review tahunan Siskohat.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil mengatakan bahwa review mengandung arti upaya dalam menginisiasi dan menggagas hal baru guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji ke depan.

"Dengan review kita siap dengan penajaman kembali untuk mendapatkan inisiatif baru. Ini bagian komitmen kita dalam peningkatan layanan haji," kata Abdul Djamil kepada pejabat di lingkungan haji seluruh daerah dan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) saat melakukan pendorongan peningkatan layanan haji Siskohat di Cisarua Bogor, Rabu (23/03/2016).

Lanjut ia lagi, untuk kemudahan dalam rangka meringankan jemaah peningkatan layanan haji dilakukan berkelanjutan. Orang yang lebih buruk dari hari kemarin adalah orang yang rugi. Orang yang hari ini sama dengan hari kemarin itu orang merugi. Orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin adalah orang yang beruntung.

"Inisiatif untuk merubah keadaan ke arah yang lebih baik, ada orang yang happy ada yang tidak. Orang yang happy adalah yang menyukai perubahan itu. Jangan heran ketika ada inisiatif sebuah perubahan akan mendapat tantangan," kata Abdul Djamil. (rilis/ar)

Rabu, 23 Maret 2016

10 Tahun ke Depan Saat Musim Haji Cuaca Panas

Makkah
Makkah (WarkopPublik)--Penelitian Institut Wali Masjid Suci untuk Riset Haji dan Umrah menyatakan musim haji selama sepuluh tahun ke depan bertepatan dengan cuaca terpanas dalam satu tahun di Arab Saudi. Dilansir dari Al-Arabiya, Senin (21/03/2016), bulan-bulan panas September, Agustus, Juli, dan Juni dalam sepuluh tahun mendatang akan menjadi waktu datangnya para peserta haji dari berbagai negara.

Melihat hal itu, penelitian tersebut memperingatkan para peserta haji dalam sepuluh tahun ke depan untuk bersiap-siap menghadapi musim panas nantinya. Terlebih paparan panas sinar matahari sering menjadi penyebab gangguan kesehatan bagi para peserta haji.

Tahun lalu, penelitian itu juga mencatat peningkatan cukup tinggi kasus korban gelombang panas matahari selama musim haji. Beberapa penyakit musim panas pun diperkirakan akan memengaruhi aktivitas ibadah peserta haji pada musim-musim selanjutnya.

Berdasarkan penelitian, Makkah dan daerah-daerah di sekitarnya akan sangat panas dalam sepuluh tahun ke depan. Para periset memperingatkan peserta haji untuk menyiapkan berbagai hal-hal penting untuk berjaga-jaga menghadapi musim panas selama berhaji.

Para peserta haji dianjurkan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung. Lebih baik mengenakan payung jika berada di luar ruangan, menutupi kepala, serta mengenakan pakaian berwarna terang. Diimbau pula agar jamaah haji banyak mengonsumsi air atau minuman ringan, dan saat mandi tetap menyalakan pendingin ruangan.

Penelitian tersebut menjelaskan tanda-tanda dari terlalu banyak terpapar sinar matahari adalah suhu badan yang meninggi, sakit kepala, kehilangan kesadaran, detak jantung meningkat, serta berkeringat deras. Selama musim haji tahun lalu, tercatat 1014 kasus kelelahan karena suhu udara tinggi, 723 jamaah lemas karena paparan sinar matahari, serta 1737 alami luka karena suhu panas. (rep/ar)

Jamin Kepuasan Katering Kemenag Terapkan Repeat Order

Suasana aanwizjing katering haji 2016
Foto: KUHI 
Jeddah (WarkopPublik)--Menjamin kepuasan jemaah haji (customer satisfaction) dan menjadi kunci daya saing yang transparan akuntable dalam pelayanan katering jemaah, Kementerian Agama (Kemenag) menerapkan mekanisme repeat order.

Repeat oreder sendiri berarti pembelian berulang sepanjang harga yang ditawarkan menguntungkan dengan tidak mengorbankan kualitas barang atau jasa.

Senin lalu (21/03/2016) 40 perusahaan katering Arab Saudi berkumpul untuk mendengarkan penjelasan (aanwijzing) dari tim seleksi perusahaan katering yang akan menyediakan katering bagi jemaah haji pada musim haji tahun ini.

"Akan diterapkan kebijakan baru dalam proses seleksi tahun ini yaitu dengan mekanisme repeat order. Kebijakan ini diharapkan bisa menjadi sarana kompetisi para penyedia katering untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Apabila perusahaan dapat memberikan pelayanan yang terbaik apalagi ditambah dengan pelayanan tambahan di luar menu yang telah ditetapkan, maka perusahaan tersebut berpeluang besar ikut ditetapkan menjadi penyedia katering tahun yang akan datang," ungkap Elmiyati ketua tim seleksi perusahaan katering haji pada 40 perusahaan penyedia katering di gedung serbaguna Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) Jeddah.

Hadir dalam penjelasan itu Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, seluruh anggota tim seleksi perusahaan katering haji dan staf KUHI.

Elmiyati juga menyebutkan bahwa tim juga memberi kesempatan kepada perusahaan baru untuk ikut berpartisipasi dalam penyediaan katering, namun harus melalui tahapan yang sangat selektif.

Mendapatkan perusahaan katering yang benar-benar memenuhi standar kualifikasi, tim akan melakukan rangkaian kegiatan seperti proses seleksi  administrasi, kasyfiyah (pengecekan) dan negosiasi.

“Diharapkan kepada seluruh perusahaan yang mendaftar agar menyampaikan profile dan data-data yang dibutuhkan secara jujur kepada tim. Data-data tersebut selanjutnya akan dilakukan verifikasi untuk menentukan kelayakan perusahan tersebut," jelas Elmiyati.

Lanjut ia lagi, berdasarkan hasil evaluasi tahun lalu, tim seleksi akan berupaya meminimalisir terjadinya keterlambatan dalam proses distribusi, dengan melakukan pemetaan lokasi dapur. Dengan pemetaan ini diharapkan lokasi dapur tidak terpencar dan tidak terlalu jauh dari hotel akomodasi jemaah sehingga memudahkan dalam pendistribusian dan pengawasanya.

Sebelum keberangkatan tim ke Arab Saudi, tim menandatangani pakta integritas untuk menjadikan penyelenggaraan haji bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

"Tahun lalu sudah bagus dan tahun ini harus lebih baik lagi. Penandatanganan pakta integritas oleh seluruh tim adalah cara untuk mewujudkan komitmen bersama menuju birokrasi Indonesia yang bebas praktik KKN," kata Dirjen Haji dan Umrah Abdul Djamil Kamis lalu (07/03/2016). (KUHI/ar)

Senin, 21 Maret 2016

Musim Haji 2016, Penanganan Bagasi Akan Lebih Baik (2)

Foto: Ilustrasi penanganan bbagasi barang jemaah haji
Jeddah (WarkopPublik)--Ia menerangkan, yang pertama perlu mendapat perhatian adalah masih adanya bagasi yang terpisah dengan jemaah pada saat kedatangan di Bandara Madinah. Karena proses pemeriksaan dokumen berjalan lebih cepat dibanding pengeluaran bagasi.

Jemaah sudah naik bus dan meninggalkan bandara sementara barang bawaannya masih tertinggal d bandara. Kedua, masih belum rapinya penanganan kursi roda bagi Jemaah haji khususnya yang dibawa dari Indonesia.

Menjawab keluhan yang disampaikan pihak Indonesia, Direktur Maktab Wukala al Muwahhad Dr Faruq terhitung mulai tahun ini seluruh transaksi keuangan Maktab Wukala al Muwahhad akan terintegrasi dengan system E-Hajj Kementerian Haji melalui E-Payment.

Terkait masalah koper di Bandara Madinah, pihak Wukala merasakan hal yang sama seperti yang dialami jemaah haji Indonesia. Mereka mengakui bahwa proses klaim koper tahun lalu sangat lambat dibanding dengan proses pemeriksaan dokumen jemaah.

Sehingga ke depan perlu dipikirkan langkah-langkah antisipasif dengan memberikan ciri bendera, pita, nama jemaah, nama perusahaan/rombongan atau jenis identitas lainnya pada tas koper supaya mudah dikenali ketika terpisah dengan pemiliknya.

“Untuk masalah kursi roda, hal tersebut akan menjadi perhatian pihak Wukala khususnya di bandara Madinah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, pihak Wukala juga menawarkan kerjasama penanganan pembayaran Dam/kurban jemaah haji Indonesia. Kementerian Haji telah meminta pihak Maktab Wukala untuk menangani pembayaran Dam Jemaah bekerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB) yang mendapat mandat resmi dari pemeritah Saudi untuk penanganan melalui Unit Adhahi.

Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian pihak Wukala terhadap banyak penyelewengan penanganan dam dan hewan kurban oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Wukala menyatakan bahwa upaya tawaran penanganan dam/kurban yang dilakukannya non profit, sehingga harga yang ditawarkan adalah harga yang dirilis resmi pihak IDB. Namun permintaan tersebut tidak menjadi sebuah keharusan bagi pihak Indonesia.

“Pertemuan diakhiri dengan penandatangan kontrak kerjasama antara Maktab Wukala Almuwahhad dengan Kantor Urusan Haji Indoneisa untuk pelayanan kedatangan Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi Tahun 1437H/2016M,” tutupnya. (rilis/ar)

Musim Haji 2016, Penanganan Bagasi Akan Lebih Baik (1)

Foto: Ilustrasi penaganan bagasi barang jemaah haji
Jeddah (WarkopPublik)--Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) PHU, Sri Ilham Lubis mengatakan, musim haji 2016 harus memiliki penanganan bagasi jemaah haji yang lebih baik.

“Mengorganisir 155.200 jemaah haji bukan perkara mudah. Selain besaran jumlah jemaah, keragaman latar belakang jemaah haji Indonesia merupakan faktor yang menyebabkan rumitnya penyelenggaraan haji,” ujar Sri Ilham Lubis melalui pesan singkatnya di Jeddah, Minggu (20/03/2016).

Ia menerangkan bahwa penanganan bagasi jemaah haji di Arab Saudi menyisakan persoalan rutin. Bagasi tidak terbawa bersama-sama dengan jemaah, bagasi hilang, dan tercecer adalah kasus-kasus yang sering terjadi pada setiap musim haji.

Dalam rangka menindaklanjuti pertemuan MOU Persiapan Haji tahun 1437H/2016M antara Menteri Agama RI dengan Menteri Haji Arab Saudi, Kantor Urusan Haji melakukan beberapa rangkaian pertemuan lanjutan dengan instansi terkait. Salah satunya pertemuan dengan Maktab Wukala al Muwahhad (United Agents Office).

“Mewakili pihak Indonesia, pejabat Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan pejabat Kantor Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah melakukan pertemuan dengan Maktab Wukala Al Muwahhad di Gedung Business Center Jeddah pekan ini,” tambahnya.

Pada pertemuan tersebut pihak Maktab Wukala al Muwahhad dipimpin oleh Dr Faruq Bukhari (Direktur Maktab Wukala al Muwahhad) dan Mohammad Nur Turki (Ketua Maktab Wukala Cabang Madinah).

Persoalan bagasi memang terkait dengan kantor Maktab Wukala al Muwaahad karena mereka merupakan lembaga non pemerintah yang diberi wewenang untuk memberikan pelayanan kedatangan jemaah haji di Arab Saudi.

“Mencermati pelaksanaan haji tahun lalu ada beberapa catatan yang perlu mendapatkan perhatian pihak Wukala untuk peningkatan pelayanan jemaah haji ke depan,” ujarnya. (rilis/ar)

Minggu, 20 Maret 2016

Tak bisa Tertibkan Umrah dan Bank Syariah, Al Washliyah Akan Gelar Demo Besar

KH Yusnar Yusuf
Ketua Umum
Pengurus Besar Ormas Islam Al Washliyah 
Jakarta (WarkopPublik)--Ketua Umum Pengurus Besar Al- Washliyah KH Yusnar Yusuf, secara tegas meminta Polri, BI dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), untuk menangkap oknum pelaku usaha Travel Umrah bodong yang menipu dan menelantarkan banyak jemaah di Tanah Air dan Tanah Suci Mekkah.

“Disampaikan kepada masyarakat supaya bila ada yang tertipu travel bodong segera melaporkan ke Kepolisian. Karena hingga saat ini pihak Al Washliyah sedang menunggu kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera menginvestigasi agen/biro haji dan umrah yang melakukan bisnis multi level marketing juga bank syariah yang melakukan hutang haji umrah,” ujar Kyai Yusnar di Jakarta, Minggu (20/3/2016).

Untuk itu menurutnya cara jitu untuk mengantisipasi sindikat penipuan oleh para pemilik travel abal- abal itu yang terbukti melanggar hukum untuk segera dicabut izin bironya.

“Jika Kemenag menolak, maka yang dirugikan melapor ke Kepolisian. Sebab korban lah yang mengetahui permasalahannya,” tutupnya.

Dana talangan

Mengenai adanya praktek dana talangan haji dan umrah oleh bank- bank syariah itu, Kyai Yusnar juga mengkritisinya.

Dan bahkan Kyai Yusnar berjanji bahwa organisasinya bersama masyarakat lainnya akan melakukan aksi demo penolakan atas diregulasi dana talangan haji dan umrah tersebut.

“Alhamdulillah. Saya sudah mengkritik keras tentang talangan haji dan umrah. Ibadah haji dan umrah tergantung kemampuan. Kalau tidak mampu kewajibannya gugur. Saya yakin ada yang umrah hutang dan kena tipu. Kalau perbankan syariah masih menjalankan talangan haji umrah akan kami pertimbangkan untuk kami demo,” ancamnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama sudah mencabut izin sejumlah travel yang terbukti tidak mengurus para jemaahnya di Tanah Air dan Tanah Suci Mekkah sehingga galau dan terkatung-katung.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) mengapresiasi kinerja kepolisian yang meringkus Nur Jannah (54), pengelola PT Jaya Mandiri Bersama Indonesia (JMBI), travel bodong penipu ratusan calon jemaah haji dan umrah.

“Alhamdulillah, kami apresiasi Polri telah menyelesaikan banyak persoalan terkait penyelenggaraan umrah,” ujar Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis, melalui pesan singkat, Rabu (16/03/2016).

Sekedar tahu, tahun lalu Kementerian Agama mencabut 10 izin travel perjalanan umrah, yakni;

PT.Mediterrania Travel Sanksi Pencabutan Izin

PT.Mustaqbal Lima Sanksi Pencabutan Izin

PT.Ronalditya Sanksi Pencubatan izin

PT.kopindo wisata Sanksi Tidak dapat izin perpanjangan karna kasus penalataran dan izin sudah habis masa berlakunya

PT.catur Daya Utama sanksi Tidak dapat diproses izin perpanjangan  berdasarakan hasil Akresitasi

PT.Huli Saqdah sanksi dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan hasil akreditasi

PT.Maccadina sanksi dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan hasil akreditasi

PT.Gema Arofah sanksi dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan hasil akreditasi

PT.Wisata Pesona Nugraha sanksi dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan hasil akreditasi

PT.Assuryaniyah Cipta Prima sanksi dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan hasil akreditasi

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Al Washliyah KH Masyuril Khamis  juga mengungkapkan dugaan pokok persolan umrah dalam kajian yang dilakukan PB Al Washliyah

"Masalah umrah baik penipuan maupun penelantaran adalah masalah Uang. Dan uang punya irisan kuat dengan pinjam meminjam, komsumsi dan investasi. Karena tipologi ekonomi ada tiga, berjaga-jaga, konsumsi dan investasi. Ini sumber masalahnya. Kalau mau menyelesaikan persoalan umrah maka OJK dan BI harus turun tangan. Gak bisa itu dibebankan semua kepada Kemenag, karena kemenag bukan OJK dan bukan juga BI. Persolan hukum Polri yang proses. Ada empat sektor yang harus bergerak paralel. Persoalan umrah besar kemungkinan dapat ditekan," kata Kyai Khamis Minggu (20/03/2016). (Rilis AW/ar)

Sabtu, 19 Maret 2016

Al Washliyah: Zaskia Cs Cekal Tampil Bila Perlu Usir dari NKRI

Foto: Zaskia Gotik
Jakarta (WarkopPublik)--Penyanyi dangdut Zaskia Gotik dikecam berbagai pihak. Aksinya yang bercanda dengan lambang sila ke lima Pancasila menjadi sorotan. Salah satu pengurus Ormas Islam PB Al Washliyah, Affan Rangkuti, berharap Zaskia diberi hukuman sosial yang seberat-beratnya.

"Cekal Zaskia Gotik cs dan bila perly usir dari NKRI. Ini pantas sebagai hukuman sosial seberat beratnya. Agar ke depan jangan terjadi hal serupa," kata Affan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (19/3/2016).

Affan menilai, hal yang dilakukan Zaskia sangat tak menghargai perjuangan para pahlawan terdahulu. Pahlawan, sambung Affan, merebut kemerdekaan dengan darah, keringat, air mata, harta, benda, penderitaan dan nyawa. Namun hal tersebut sekadar menjadi lelucon bagi Zaskia.

"Tetapi sangat gampang sekali si artis (Zaskia Gotik) itu menghina tanpa beban dan main lucu-lucuan," kritik Affan.

Karena itu dia meminta Komisi Penyiaran Indonesa (KPI) untuk menutup program tersebut dari media. Karena baginya falsafah bukanlah suatu hal yang dapat dihina dan dilecehkan. Pernyataan Zaskia yang menyebut sila kelima Pancasila 'bebek nungging' sama sekali tidak dapat ditolerir.

"Kami minta kepada Komisi Penyiaran Indonesia agar menutup program acara itu dan mencekal seluruh artis yang hadir dalam acara itu untuk tidak tampil di media tv dan radio serta iklan manapun, bila perlu usir saja dari NKRI," tandas dia. (rilis/ar)